Arsip Penulis

BANJARNEGARA BLOGGER: PONDOK PESANTREN DARUNNAJAH

Juni 14, 2009

User: SMK DARUNNAJAH
e-Mail: smk.darunnajah@gmail.com
URL: http://smkdarunnajah.wordpress.com
Judul Web/Blog: PONDOK PESANTREN DARUNNAJAH
Deskripsi: PONDOK PESANTREN DARUNNAJAH BANJARMANGU BANJARNEGARA
Lokasi: BANJARKULON
Alamat: JL KABUPATEN LAMA NO 07
Provinsi: JAWA TENGAH
Negara: INDONESIA

Visitor Ip: 120.163.86.87

BANJARNEGARA BLOGGER : : SMK DARUNNAJAH

Juni 13, 2009

User: SMK DARUNNAJAH
e-Mail: smk.darunnajah@gmail.com
URL http://: http://smkdarunnajah.sch.id
Judul Web/Blog: SMK DARUNNAJAH
Deskripsi: SMK Darunnajah Banjarmangu Banjarnegara

Visitor Ip: 120.163.130.127

Suvenir Khas Banjarnegara Jadi Juara Nasional

Juni 10, 2009

Banjarnegara – IDENTITAS sebuah daerah bisa dicitrakan dalam berbagai bentuk. Selama ini yang lazim ditemui adalah berupa makanan atau minuman khas, wisata khas atau suvenir khas.

Untuk suvenir khas, Kabupaten Banjarnegara biasanya memberikan Batik Gumelem dan Keramik Klampok kepada para tamu dari luar daerah. Namun, kini ada satu prototipe suvenir baru yang khas Banjarnegara, yakni miniatur ’’Angkring Dawet Ayu Banjarnegara.’’

Suvenir itu merupakan hasil karya Mayang Suruni Wulandari, siswa SMAN 1 Wanadadi, Kabupaten Banjarnegara yang telah teruji karena mampu menjadi Juara I Lomba Seni Siswa Tingkat Nasional di Yogyakarta awal Juni lalu.

’’Karya tersebut menjadi juara, karena mewakili keunikan dan kekhasan budaya daerah, serta dibuat dari bahan-bahan di sekitar kita yang bisa dikatakan dari limbah. Bahannya adalah kulit pohon pisang yang sudah dikeringkan,’’ kata Drs Tujiyo MPd, Kepala SMAN 1 Wanadadi.

Untuk menghasilkan sebuah karya yang unik itu, diperlukan waktu penggalian ide sekitar satu bulan lamanya. Menurut Mayang, ide itu berawal dari tulisan dia dalam karya ilmiah remaja (KIR), yang mengupas tentang pemanfaatan ’’Kupopi’’ atau kulit pohon pisang.
Khas Daerah ’’Ketika ada bimbingan dari guru pendamping, akhirnya ditemukan ide membuat angkring dawet ayu dari kulit pohon pisang. Seperti kita tahu, dawet ayu adalah minuman khas Banjarnegara, maka karya itu sesuai dengan tema lomba,’’ kenang Mayang.

Ternyata, ketika disandingkan dengan karya siswa dari seluruh provinsi di Indonesia, buah idenya itu mampu menjadi juara. ’’Para juri kala itu menilai karyanya original atau dari ide asli yang tidak sama dengan karya lain yang biasanya sudah ada di pasaran. Selain juga khas dari budaya daerah, yakni angkring dawet ayu yang lengkap dengan gambar punakawan di sisi kanan dan kiri pikulannya,’’ papar Jarwo, seorang guru pendamping lulusan ISI Yogyakarta.

Melihat hasil karya seorang Mayang, sekolah berharap ada tindak lanjut dari Pemkab untuk bisa menjadikan sebagai salah satu maskot atau suvenir khas. Sebab, karya itu muncul dari putra asli daerah.

’’Dengan potensi yang kami miliki kini, memang ada arahan untuk membuat lagi jika ada pesanan. Namun, ini menjadi satu peluang bagi daerah untuk menjadikannya sebuah maskot baru yang khas dan unik,’’ kata Drs Tujiyo. (M Syarif SW-29)

Sumber :
suaramerdeka.com

Ulat Kantong Serang Ribuan Pohon Albasia di Banjarnegara

Juni 10, 2009

BANJARNEGARA-Hama ulat kantong kini semakin merajalela, menyerang pohon Albasia di Desa Petir Kecamatan Purwonegoro. Serangan hama itu diprediksi akan mengganas, menjelang musim kemarau.
Di desa itu banyak albasia yang daun rontok dan pertumbuhannya terganggu. Soberi, pengurus kelompok tani di Desa Petir, menjelaskan, serangan ulat kantong sebenarnya tidak terlalu berbahaya jika menyerang menjelang musim hujan.

’’Karena daun yang meranggas akibat serangan ulat dapat segera tumbuh kembali. Namun jika menjelang kemarau, daun yang meranggas sulit tumbuh, sehingga tanaman tersebut seolah-olah menerima musim kering lebih lama dan akhirnya mati,’’ kata dia.

Menurut dia, daerah Petir merupakan area perbukitan yang panas. Walaupun di beberapa daerah lainnya masih sering hujan, namun di Desa Petir sudah mulai jarang.

Banyak warga desa yang menggantungkan hidupnya dari bertanam ketela dan Albasia. Hal itu lantaran lahan mereka sulit ditanami padi. Karena berupa daerah perbukitan terjal dengan alur sungai di daerah lembah.
Ia memprediksi, total pohon yang terkena hama ulat kantong jumlahnya mencapai ribuan pohon. Serangan ulat itu tentu membuat petani cemas.

Mahal

Petani Albasia lainnya, Warsam mengatakan, rata-rata tanaman yang diserang berumur satu hingga empat tahun. Menurutnya sudah ada pestisida khusus untuk mengusir hama ulat kantong.
Bagi tanaman yang belum berumur setahun, tidak ada persoalan. Namun jika tanaman sudah tumbuh lebih besar penyemprotan sulit dilakukan.

Jika tetap dipaksakan juga tidak maksimal karena hama tersebut masih tetap ada. Beberapa minggu setelah disemprot ulat kantong kembali merajalela.

Selain itu, biaya penyemprotan tanaman yang sudah berumur dua tahun juga sangat mahal. Dari setengah hektare lahan saja diperkirakan membutuhkan biaya Rp 200-300 ribu.

Langkah yang banyak dilakukan petani saat ini, yakni merontokkan semua daun yang sudah terserang ulat tersebut. ’’Dengan merontokkan daun harapannya adalah sebelum musim kemarau datang, daunnya sudah mulai tumbuh meskipun jumlahnya sedikit”.(J3-74)

Sumber :

suaramerdeka.com

Banjarnegara – Terdakwa Bebas, Jaksa Ngamuk

Juni 3, 2009

BANJARNEGARA-Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaaan Negeri (Kejari) Banjarnegara Ikeu Bahtiar SH, kemarin mengamuk karena tak puas atas putusan majelis hakim dalam perkara korupsi pengadaan alat medis pada Dinkes tahun 2006.

Mejelis hakim memutus bebas Hery Wibowo, Direktur PT DMMF Semarang, yang merupakan rekanan dalam pengadaan alat medis tahun 2006 di Dinkes Banjarnegara.

Seusai sidang ditutup oleh majelis hakim yang diketuai oleh Taryan Setiawan SH, jaksa langsung melancarkan protes keras. Semula dia hanya menyatakan pikir-pikir saat ditanya oleh hakim, namun setelah sidang ditutup, dia langsung berdiri dan memprotes hakim.

’’Keterlaluan majelis hakim, perkara korupsi kok diputus bebas. Ini soal uang negara,’’ katanya dengan nada tinggi.

Kata-kata tersebut sempat menyulut perdebatan dengan hakim dan bahkan melibatkan pengacara terbebas. Ruang sidang pun langsung dipenuhi orang-orang yang merasa tertarik dan penasaran terhadap kejadian di ruang sidang tersebut.

Namun keributan tak terus berkembang karena masing-masing pihak lantas menuju ruangannya. Beberapa petugas keamanan masuk untuk mengamankan ruangan. Sejumlah staf Kejari tampak berusaha menenangkan JPU Ikeu Bahtiar.

Sementara itu, Agus Nasri SH penasihat hukum Hery selang beberapa saat setelah keluar dari ruang sidang, awalnya tak bersedia memberikan komentar. Namun setelah itu, pengacara muda itu mengatakan, sifat jaksa tak profesional dan menghina pengadilan (contempt of court).

Sebenarnya, mekanisme persidangan sudah jelas, yaitu mengajukan kasasi jika tak puas dengan vonis bebas. ’’Saya mengajak semuanya berfikir jernih sesuai prosedur hukum,’’katanya.

Kasasi

Lebih lanjut Ikeu mengatakan, pihaknya memang akan menempuh jalur kasasi seperti yang disampaikan oleh majelis hakim.
Namun, selain kasasi dia juga akan melaporkan hal tersebut kepada Mahkamah Agung (MA) dan Komisi Yudisial (KY).

Menurutnya, meskipun dirinya dipersilakan menempuh jalur hukum yakni kasasi, namun dia menyayangkan sikap majelis hakim. Sebab, menurutnya kasus itu sudah jelas-jelas ada kerugian negaranya.

Sebelumnya, jaksa menuntut 3 tahun dikurangi selama dalam tahanan sementara.

Selain itu, ditambah dengan denda Rp 100 juta subsidair 6 bulan kurungan serta membayar uang pengganti sebesar Rp 214.738.094.

Ketua majelis hakim Taryan Setiawan SH saat diminta keterangan oleh wartawan, menolak untuk mengomentari sikap jaksa. Dia hanya bersedia menjelaskan alasan majelis hakim terkait putusan dalam sidang kemarin. (H25, A14-29)

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2009/06/02/66042/Terdakwa.Bebas..Jaksa.Ngamuk

Banjarnegara Lima pasangan mesum digaruk

Juni 3, 2009

BANJARNEGARA – Polres Banjarnegara Senin (25/5) melakukan razia ke beberapa hotel. Sebanyak 10 laki-laki dan perempuan berhasil diamamkan petugas saat sedang berada di kamar Hotel Asri di Kalipalet, Jl Soeprapto Banjarnegara. Kelima pasangan tersebut, tak ada satu pun berstatus suami-istri.

Dalam razia yang dilakukan sekitar pukul 13.00 sempat mengejutkan pihak manajemen hotel. Sejumlah petugas yang menggunakan truk Dalmas menggedor kamar-kamar yang diduga berisi pasangan selingkuh. Para penghuninya tak langsung membuka pintu kamar, sehingga polisi terpaksa harus memanggil-manggil penghuni kamar agar segera membuka pintu.

Beberapa pasangan sempat mempengaruhi petugas agar permasalahan tidak diperpanjang, namun tak dihiraukan.

Mereka kemudian digiring ke atas truk yang diparkir di pinggil jalan raya. Sampai di Mapolres, identitas mereka dicatat dan diwajibkan membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya.

Kelima pasangan tak resmi itu adalah Eko Nuryono-Indriyani asal Wonosobo, Suyudi-Siti Maryam (Wonosobo), Hartono-Siti Haryati (Wonosobo), Firkan-Hestini (Linggasari, Banjarnegara), dan Sugeng Priyanto-Prihati (Kenteng, Banjarnegara).

Kapolres AKBP Nelson Pardamean Purba didampingi Kasat Reskrim AKP Agus Sembiring mengatakan, razia tersebut merupakan bagian dari Operasi Pekat (penyakit masyarakat) yang dimulai sejak pekan lalu.

Ketika ditanya petugas tentang status mereka, tak ada satu pun yang mengaku sebagai suami-istri. Mereka hanya tersipu-sipu ketika ditanya lagi sedang ngapain berada di kamar hotel. AKP Agus Sembiring mengingatkan agar tak lagi mengulangi perbuatannya, sesuai isi surat pernyataan. Jika terkena razia lagi, mereka akan dikurung. ito-Tj

http://www.wawasandigital.com/index.php?option=com_content&task=view&id=30706&Itemid=53

Listrik bocor ke tiang pancang, 1 warga tewas

Juni 3, 2009

BANJARNEGARA – Miskun (49), warga RT 01 RW VI Desa Merden, Kecamatan Purwonegoro, Banjarnegara, Sabtu (23/5) siang tewas dengan tubuh luka bakar, karena memegang kabel tiang pancang togor listrik PLN.

Kejadian bermula ketika korban yang kesehariannya bekerja sebagai buruh serabutan sedang membersihkan pekarangan rumah milik Santareja, sekitar pukul 13.30. Tanpa sengaja korban memegang kabel tiang pancang togor listrik yang ada di dekatnya. Nahasnya, kabel tiang pancang togor mengandung aliran listrik, karena ada kebocoran dari kabel induk.

“Dulu di togor itu terdapat lampu penerang jalan. Sejak beberapa bulan lalu penerang jalan itu mati karena tidak dirawat. Entah kenapa kabel bekas penerang jalan yang masih mengandung listrik itu menempel ke kabel tiang pancang, ” kata Jiwan (47), tetangga korban.

Korban meninggal di tempat dengan tangan masih berpegangan pada kabel tiang pancang. Kejadian itu pertama kali diketahui oleh Wahyudin dan Sajim yang saat tak jauh dari lokasi kejadian. Namun mereka tak bisa berbuat banyak karena takut ikut kesetrum.

Jasad korban baru diambil setelah petugas PLN datang untuk mengambil kabel bekas lampu penerang jalan. Jasad korban langsung dibawa ke rumah duka untuk segera disemayamkan tanpa dibawa ke rumah sakit untuk visum dokter.

Istri korban, Sukarni sempat tak sadarkan diri beberapa saat, begitu mengetahui suaminya tewas mengenaskan.

Tokoh masyarakat Merden yang juga anggota DPRD Banjarnegara, Tudji Hadi Suwito mengatakan, keajian tersebut merupakan potret lemahnya pihak PLN dalam mengontrol jaringan. Apalagi berdasarkan ingatannya sudah ada enam orang meninggal akibat kesetrum listrik PLN. Biasanya saat menanam pohon.

“Mestinya ketika petugas melakukan pengontrolan jaringan, teliti. Jika ada dahan atau ranting pohon yang dekat segera dipotong. Begitu juga jika mengetahui peralatan yang tak berfungsi untuk dilepas, sehingga tak membahayakan warga,” ujar Tudji HS. ito-T

http://www.wawasandigital.com/index.php?option=com_content&task=view&id=30684&Itemid=53

Target Pengunjung Arung Jeram Banjarnegara Naik 100 Persen

Mei 24, 2009

BANJARNEGARA-Pengunjung objek wisata sekaligus olahraga penuh tantangan arung jeram di Sungai Serayu ditargetkan meningkat 100 persen pada tahun ini.

Pada 2008 lalu, jumlah pengunjung wisata arung jeram mencapai sekitar 1.400 orang. Di tahun 2009 ini, paling tidak ditargetkan 2.500 orang.
Direktur Serayu Adventure Indonesia (SAI), Ahmad Fajar, mengatakan, pihaknya optimistis target itu tercapai. Karena mulai tahun ini, SAI sudah membangun posko atau base camp baru di Desa Singomerto, yang lebih representatif.

Di tempat yang baru itu, juga dibangun gazebo, rumah makan, dan tempat peristirahatan. Selain itu dilengkapi pula dengan wahana outbound yang bisa digunakan untuk keluarga atau kelompok.

“Tahun ini kami melakukan promosi lebih gencar lagi. Dengan basecamp baru, akan menjadi lebih mudah dijangkau karena dekat dengan jalan utama,” kata dia.

Penambahan wahana itu, diharapkan pula pengunjung akan datang setiap saat. Karena selama ini, pengunjung masih seringkali berwisata pada akhir pekan atau hari libur nasional.

Peningkatan Pengunjung

Walaupun baru lima tahun dikelola secara lebih terfokus, perkembangan objek wisata yang memiliki grade tiga plus itu dinilai cukup menggembirakan.
“Jika dilihat dari jumlah pengunjung yang datang, tiap tahunnya menunjukkan peningkatan. Hal ini menjadi tantangan tersendiri. “

Pihaknya bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan juga tengah mengupayakan ada paket wisata dengan objek wisata lainnya, seperti Dieng.
Setelah wisatawan ke Dieng, mereka akan menginap di Banjarnegara untuk menikmati wisata petualangan arung jeram sungai Serayu.

Sementara, Wakil Bupati Soehardjo yang kemarin sempat mengarungi derasnya arung jeram rute Bojanegara-Singomerto mengatakan, medan sungai Serayu yang menantang. Sebenarnya, lanjut ia, objek itu dapat menggaet calon wisatawan.(J3-75)

Caleg terpilih khawatirkan penambahan kursi

Mei 16, 2009

BANJARNEGARA – Kalangan partai politik masih khawatir dengan penambahan jumlah kursi DPRD dari 45 menjadi 50. Mereka takut adanya penambahan lima kursi akan menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari, mengingat ada rumor kalau jumlah penduduk di Banjarnegara belum mencapai 1 juta jiwa.

“Kami harap persoalan ini “di-clear- kan”, karena di luar berkembang rumor bahwa jumlah penduduk Banjarnegara belum mencapai 1 juta. Dengan demikian jumlah kursi DPRD masih 45, bukan 50,” kata Rakam Zaenudin, caleg terpilih dari PDIP yang menjadi saksi dalam rapat pleno KPU penetapan perolehan kursi dan penetapan calon terpilih, di Pendapa Dipayuda Adigraha, Jumat (15/5). Selain dihadiri saksi parpol, acara dihadiri bupati dan wakil Banjarnegara, jajaran muspida dan sekda.

Menanggai itu, Ketua KPU Banjarnegara Wahyu Setyawan mengatakan, jumlah penduduk Banjarnegara sudah di atas 1 juta jiwa. Per 5 April jumlah penduduk adalah 1.905 jiwa. “Data tersebut dari Depdagri per 5 April yang berdasarkan agreget di tiap-tiap kecamatan. Karena itu, sudah berkekuatan hukum,” katanya.

Dengan demikian, lanjut dia, apabila ada pihak yang mempersoalan hal itu maka tidak memiliki dasar hukum. “Tidak ada yang melanggar hukum dalam penetapan jumlah kursi. Semua itu ada dasar hukumnya, termasuk juga alokasi kursi di dapil 2 sebanyak 13,” katanya.

Sementara itu, hasil perhitungan kemarin, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Golkar berhasil meraih kursi terbanyak yang masing-masing menempatkan delapan wakilnya dengan total perolehan suara 61.812 suara (PAN) dan 51.584 suara (partai Golkar) di DPRD Banjarnegara priode 2009-2014.

Di urutan kedua PDI Perjuangan dengan tujuh kursi dengan 63.523 suara, dan urutan ketiga PKS dan PPP yang masingmasing memperoleh enam kursi dengan 55.921 suara (PPP) dan 36.507 suara (PKS).

Sedangkan Partai Demokrat dan PKB masing masing mendapatkan jatah lima kursi dari 48.611 suara (Partai Demokrat) dan 45.065 suara (PKB). Sementara itu, tiga partai pendatang baru, yakni Partai Gerindra meraih tiga kursi dengan 17.431 suara, PDP satu kursi dengan 15.458 suara, serta PKNU meraih satu kursi dengan 8.758 suara. ito-ip

http://www.wawasandigital.com/index.php?option=com_content&task=view&id=30611&Itemid=53


Aturan Umum Pasang Iklan, Kirim Foto, kirim Berita, Kirim Link web/Blog, dan Cari Teman

Mei 15, 2009
Sebelum memasang Iklan, Kirim Foto, kirim Berita, Kirim Link Web/Blog, dan Cari Teman kami mohon anda dapat membaca ketetntuan dalam aturan berikut ini.


Aturan Iklan, Kirim Foto, kirim Berita, Kirim Link Web/Blog, dan Cari Teman :

  1. Layanan penayangan Iklan, Kirim Foto, kirim Berita, Kirim Link Web/Blog, dan Cari Teman ini bersifat gratis.
  2. Informasi dalam isi di Iklan, Kirim Foto, kirim Berita, Kirim Link Web/Blog, dan Cari Teman tidak mengandung unsur SARA, Pornografi, pornoaksi, Ejekan, dan pelecehan yang dapat mengakibatkan kerugian di pihak lain.
  3. Pendaftaran Iklan, Kirim Foto, kirim Berita, Kirim Link Web/Blog, dan Cari Teman dapat dilakukan melalui Formulir Pemasangan Iklan, Kirim Foto, kirim Berita, Kirim Link Web/Blog, dan Cari Teman.
  4. Iklan, Kirim Foto, kirim Berita, Kirim Link Web/Blog, dan Cari Teman yang didaftarkan akan melalui proses review. Keputusan & waktu penayangan Iklan, Kirim Foto, kirim Berita, Kirim Link Web/Blog, dan Cari Teman sepenuhnya menjadi hak kami.
  5. Dengan pertimbangan tertentu, kami berhak membatalkan penayangan sebuah Iklan, Kirim Foto, kirim Berita, Kirim Link Web/Blog, dan Cari Teman yang telah terpasang.
  6. Pemasang dapat membatalkan penayangan Iklan, Kirim Foto, kirim Berita, Kirim Link Web/Blog, dan Cari Teman dengan mengirim email ke oksigenhitam@yahoo.com dengan menyebutkan Judul & Isi Iklan, Kirim Foto, kirim Berita, Kirim Link Web/Blog, dan Cari Teman, serta menggunakan alamat email yang sama saat melakukan pendaftaran Iklan, Kirim Foto, kirim Berita, Kirim Link Web/Blog, dan Cari Teman.
  7. Iklan, Kirim Foto, kirim Berita, Kirim Link Web/Blog, dan Cari Teman yang layak akan ditayangkan dalam jangka waktu terbatas. Waktu penayangan untuk saat ini belum kami batasi, namun akan kami tetapkan lebih lanjut berdasarkan evaluasi volume permintaan pemasangan Iklan, Kirim Foto, kirim Berita, Kirim Link Web/Blog, dan Cari Teman dari pengunjung di masa mendatang.
  8. Kami tidak bertanggung-jawab atas materi Iklan, Kirim Foto, kirim Berita, Kirim Link Web/Blog, dan Cari Teman terpasang, kebenaran dan aktualitas materi Iklan, Kirim Foto, kirim Berita, Kirim Link Web/Blog, dan Cari Teman menjadi tanggung-jawab sepenuhnya sang pemasang.
  9. Kami berhak menampilkan Nama, Email, dan Website sang pemasang di Iklan, Kirim Foto, kirim Berita, Kirim Link Web/Blog, dan Cari Teman, dan tidak akan menggunakan data tersebut untuk kepentingan di luar pemasangan Iklan, Kirim Foto, kirim Berita, Kirim Link Web/Blog, dan Cari Teman.
  10. Kami tidak melayani kontak dan korespondensi terkait dengan materi sebuah Iklan, Kirim Foto, kirim Berita, Kirim Link Web/Blog, dan Cari Teman.
  11. Dilarang memasang Iklan, Kirim Foto, kirim Berita, Kirim Link Web/Blog, dan Cari Teman dengan kegiatan scam, spam, warez, dan illegal.
  12. Kebijakan layanan dapat berubah setiap saat.
  13. Pemasang Iklan, Kirim Foto, kirim Berita, Kirim Link Web/Blog, dan Cari Teman kami anggap telah menyetujui syarat & ketentuan layanan saat mengirim Formulir Pemasangan Iklan, Kirim Foto, kirim Berita, Kirim Link Web/Blog, dan Cari Teman.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.